Contoh Surat Peringatan yang Berisi Teguran

Contoh Surat Peringatan yang Berisi Teguran – Bagi setiap pegawai atau karyawan dari suatu perusahaan mendapatkan surat peringatan merupakan suatu hal yang sangat dihindari. Karena surat peringatan tersebut merupakan bentuk teguran tertulis dari suatu pelanggaran terhadap tata tertib yang berlaku. Berikut ini akan dijelaskan contoh suratperingatan terkait teguran atas pelanggaran tata tertib yang berlaku. Surat peringatan terdiri dari beberapa bagian yaitu kop institusi, nomor surat, penerima peringatan, pelanggaran yang dilakukan, sanksi yang diberikan, dan penutup. Sebelum dibahas secara detail masing-masing bagian tersebut terlebih dahulu akan dijelaskan tentang macam-macam jenis surat peringatan.

Surat peringatan pertama adalah jenis surat peringatan yang paling ringan tingkatannya. Surat peringatan kedua adalah surat yang diberikan untuk tingkat pelanggaran sedang namun telah dilakukan berulang-ulang. Contoh suratperingatan yang terakhir adalah tingkatan ketiga yang berupa teguran paling keras dengan ancaman pemecatan. Selanjutnya akan dijelaskan tentang bagian-bagian dalam surat peringatan, yaitu, kop institusi yang disertai dengan jenis surat peringatan apakah tingkat 1,2 atau 3. Hal ini berguna untuk menunjukkan jenis pelanggaran yang dilakukan.

Nomor surat berisi tentang detail keterangan yang meliputi bulan dan tahun diterbitkannya surat peringatan tersebut. Penerima peringatan adalah keterangan tentang identitas pihak yang diberi peringatan, bagian ini berisi nama dan jabatan pegawai yang bersangkutan. Pelanggaran yang dilakukan adalah bagian yang menjelaskan berbagai tindak pelanggaran yang telah dilakukan dan hal ini akan berkaitan dengan poin selanjutnya yaitu sanksi. Pada bagian sanksi dijelaskan berbagai konsekuensi yang diberikan terhadap pelanggaran tersebut. Bagian terakhir adalah penutup yang berisi ketetapan baik tanda tangan dan nama pihak yang bertanggung jawab.    
(KOP INSTITUSI)
Surat Peringatan Pertama (SP-1)
Nomor: V/SP1-PT.CC/II/2009

Dibuat oleh perusahaan yang ditujukan kepada:

Nama               : Santoso
Jabatan            : Staf Marketing

Terkait dengan pelanggaran tata tertib jam kerja yang berlaku maka diputuskan bahwa perusahaan akan memberikan peringan pertama dengan sanksi yang diberikan sebagai berikut:
  1. Penundaan pemberian gaji pada bulan surat peringatan ini diberikan
  2. Kewajiban melakukan lembur tanpa tambahan bonus selama seminggu
Demikianlah surat peringatan ini disampaikan agar mendapat perhatian dengan seksama oleh pihak yang terkait.
Semarang, 23 Februari 2009
Kepala Divisi HRD
Waluyo

Itulah penjelasan dan contoh surat peringatan yang bisa disampaikan. Semoga informasi di atas bermanfaat bagi Anda yang tengah mencari referensi surat peringatan yang berisi teguran.

Pencarian Paling Populer :

/* */