Contoh Surat Penghasilan Karyawan yang Harus Dipersiapkan

Contoh Surat Penghasilan Karyawan yang Harus Dipersiapkan


Contoh Surat Penghasilan Karyawan yang Harus Dipersiapkan – Contoh surat penghasilan karyawan merupakan satu hal yang terbilang penting untuk diketahui. Akan tetapi, belum banyak yang mengerti dan memahami betul apa fungsi dari surat tersebut dan bagaimana format pembuatannya. Dalam artikel ini akan dijelaskan tentang format pembuatan surat penghasilan karyawan. Namun terlebih dahulu akan dijelaskan tentang fungsi dari surat ini. Sesuai dengan namanya, surat ini berisi tentang detail informasi terkait penghasilan karyawan. Informasi ini dibutuhkan sebagai lampiran ketika karyawan yang bersangkutan ingin mengajukan pinjaman pada bank atau untuk keperluan berkas sekolah anak. Terkait dengan pengajuan pinjaman pada bank, surat ini dibutuhkan sebagai bahan pertimbangan diterima atau tidaknya pengajuan tersebut.

Jika Anda ingin membuat surat penghasilan karyawan, mintalah bagian Keuangan kantor Anda untuk memprosesnya. Pasalnya, bagian keuanganlah yang bertanggung jawab terkait pembuatan surat ini. Berikut ini contoh surat penghasilan karyawan yang bisa Anda jadikan acuan.

PT Jaya Abadi
Surat Keterangan Penghasilan
No: 18/SKP/PT.JA/V/2013
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama                : Amanudin
Jabatan             : Kepala Divisi Keuangan
Menerangkan bahwa:
Nama                : Sadam
Jabatan             : Staf Divisi Pemasaran
Berdasarkan data keuangan kantor kami tertera bahwa yang bersangkutan telah menerima penghasilan dengan data sebagai berikut:

Gaji pokok                    Rp 3.000.000
Tunjangan Kesehatan     Rp    500.000

Dengan total gaji pokok sebesar Rp 3.500.000. Demikianlah surat keterangan penghasilan ini kami sampaikan.


Silahkan Baca Juga : 

Itulah format dari surat penghasilan karyawan yang terdiri dari beberapa bagian penting, meliputi keterangan pemberi surat, keterangan penerima surat, dan rincian penghasilan yang diterima oleh karyawan yang bersangkutan. Keterangan pemberi surat terdiri dari nama dan jabatan yang berguna untuk melakukan pengecekan terkait valid atau tidaknya informasi yang dilampirkan. Biasanya orang yang berwenang memberikan surat ini adalah pimpinan kantor secara langsung atau yang diwakili oleh kepala divisi yang berkaitan, seperti divisi keuangan atau divisi personalia. Keterangan penerima surat berisi nama dan jabatan yang dilengkapi dengan rincian penghasilan. Kedua bagian ini merupakan informasi inti dari contoh surat penghasilan karyawan. Semoga artikel ini memberikan informasi yang Anda butuhkan terkait transparansi sistem keuangan dalam kantor Anda.   

/* */