Surat Perjanjian Jual Beli Terbaru

Surat Perjanjian Jual Beli adalah suatu surat yang dibuat untuk dijadikan sebagai bukti tertulis, bahwa telah dilaksanakanya transaksi jual beli atas suatu barang. Dalam hukum, Surat Perjanjian Jual Beli mutlak perlu, karena berkenaan dengan perikatan antar pihak dalam melakukan transaksi. dengan telah dibuatnya Surat Perjanjian Jual Beli atas suatu obyek jual beli, maka masing-masing pihak dianggap telah sepakat.

Surat Perjanjian Jual Beli juga dapat dimaknai sebagai surat yang memiliki kekuatan hukum yang mengikat antara kedua belah pihak, karena  diberlakukanya asas pacta sun servanda (asas dalam hukum PERDATA), yang artinya isi-isi dalam perjanjian jual beli berlaku mengikat antar kedua belah pihak layaknya undang-undang. Demikian deskripsi singkat Surat Perjanjian Jual Beli.

Contoh Surat Lamaran Kerja SPG Yang Baik

Dalam membuat Surat Perjanjian Jual Beli, apa saja kah yang perlu diperhatikan? Pertama yang perlu diperhatikan adalah:

1. siapa-siapa saja kah yang menjadi subyek dalam perjanjian jual beli tersebut. identitas harus lengkap dan jelas.
2. obyek jual beli, harus dicantumkan dengan sangat jelas
3. cara pembayaran, juga harus dicantumkan.
4. hadirnya saksi dan jaminan (jika diperlukan)

Di bawah ini adalah contoh Surat Perjanjian Jual Beli :

SURAT PERJANJIAN
Kami yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Muhammad Fajril Umur : 25 tahun Pekerjaan : Dosen Alamat : Ngesong RT 4 RW 8 , Brondong, lamongan Nomor KTP : 345678923456436787
Dalam perjanjian jual beli ini selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA
Nama : Roland Samadi Umur : 45 Tahun Pekerjaan : Supervisor Alamat : Jl. bulak banteng timur Rt 06/05 No. 75, 18765. surabaya Nomor KTP : 3031234567890
Dalam perjanjian jual beli ini selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA.
Dalam perjanjian jual beli ini, pihak pertama dengan ini berjanji untuk menyatakan dan mengikatkan diri untuk menjual kepada pihak kedua, kemudian pihak kedua juga berjanji menyatakan serta mengikatkan diri untuk membeli dari pihak pertama dengan obyek jual beli sebagai beriku:
Sebidang tanah Hak Milik yang terletak di Desa semolo RT.4/IV, Kecamatan sukolilo, Surabaya, seluas 40.000 M³ (empat puluh ribu) meter persegi, dengan batas-batas tanah tersebut adalah sebagai berikut:
Sebelah barat : Berbatasan dengan tanah H. sunan Sebelah timur : Berbatasan dengan tanah Amiq Sebelah utara : Berbatasan dengan tanah subekti Sebelah selatan : Berbatasan dengan tanah siti
Dengan syarat dan ketentuan, yang diatur dalam 9 (sembilan) pasal sebagaimana berikut ini:
Pasal 1
HARGA Jual beli tanah tersebut dilakukan dan disetujui oleh masing-masing pihak dengan harga tanah sebesar Rp 4. 000.000.000,00 (empat miliar rupiah);
Pasal 2

CARA PEMBAYARAN Pihak kedua akan memberikan uang tanda jadi sebesar Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) kepada pihak pertama yaitu pada tanggal 28 November 2015 Sisa pembayaran sebesar Rp 3.500.000,00 (tiga miliar lima ratus juta rupiah) akan dibayarkan oleh pihak kedua pada tanggal 30 agustus 2016.

Pasal 3

JAMINAN DAN SAKSI Pihak pertama menjamin sepenuhnya, bahwa tanah yang dijual tersebut, adalah benar-benar milik atau hak pihak pertama sendiri dan tidak ada orang atau pihak lain yang turut memiliki hak atas tanah tersebut, bebas dari sitaan, tidak tersangkut dalam suatu perkara atau sengketa, hak kepemilikannya tidak sedang dipindahkan atau sedang dijaminkan kepada orang atau pihak lain dengan cara bagaimanapun juga, dan tidak sedang atau telah dijual kepada orang atau pihak lain. Jaminan pihak pertama, dikuatkan oleh dua orang yang turut menandatangani Surat Perjanjian ini yang selanjutnya disebut sebagai saksi. Apabila, pihak kedua pada tanggal yang telah disepakati diatas, tidak memenuhi perjanjian ini, yaitu memberikan tanda jadi sebagaimana disebutkan dalam pasal 2 ayat (1) maka perjanjian ini batal demi/secara hukum. Apabila, pihak kedua pada tanggal yang telah disepakati diatas, untuk pelunasan sebagaimana disebutkan dalam pasal 2 ayat (2), menurut hukum perjanjian jual beli ini, batal dan pihak pertama akan mengembalikan uang sebagai tanda jadi setelah tanah dalam perjanjian ini terjual dan tanda jadi akan dikembalikan sepenuhnya.

Saksi-saksi:
Nama : Abdul Ghofur
Umur: 60 tahun
Pekerjaan: Auditor
Alamat : Desa Tambak oso RT.02/III, Waru, Sidoarjo
Selanjutnya disebut sebagai Saksi I
Nama : Kristanto
Umur : 40 tahun
Pekerjaan: Akuntan
Alamat : Jemursari 8 A9/10, 121788. Surabaya
Selanjutnya disebut sebagai Saksi II.
Pasal 4
PENYERAHAN Pihak pertama menyatakan berjanji serta mengikatkan diri untuk sepenuhnya menyerahkan sertifikat tanah kepada pihak kedua selambat-lambatnya dua minggu setelah pihak kedua melunasi seluruh pembayaran jual beli.
Pasal 5
STATUS KEPEMILIKAN Sejak ditandatanganinya Surat Perjanjian ini maka tanah tersebut di atas beserta segala keuntungan maupun kerugiannya sepenuhnya menjadi hak milik pihak kedua.
Pasal 6
PEMBALIKNAMAAN KEPEMILIKAN Pihak pertama wajib membantu pihak kedua dalam proses pengalihan Nama atas kepemilikan hak tanah dan bangunan rumah di atasnya tersebut, dalam hal pengurusan yang menyangkut instansi-instansi yang berwenang, memberikan keterangan-keterangan serta menandatangani surat-surat yang bersangkutan serta melakukan segala hal yang ada hubungannya dengan pengalihan Nama serta perpindahan hak atas tanah dan bangunan di atasnya dari pihak pertama kepada pihak kedua. Segala macam biaya atau pajak yang berhubungan dengan balik nama atas tanah dan bangunan rumah dari pihak pertama kepada pihak kedua dibebankan sepenuhnya kepada pihak kedua.
Pasal 7
MASA BERLAKUNYA PERJANJIAN Perjanjian jual beli ini akan berakhir jika telah sepenuhnya hak dan kewajiban telah selesai antar kedua belah pihak. Tidak akan berakhir karena meninggal dunianya pihak pertama, atau karena sebab apapun juga, jika hak dan kewajiban dalam perjanjian ini belum terpenuhi, maka hak dan kewajiban akan dibebankan kepada ahli waris atau pihak pengganti.
Pasal 8
HAL-HAL LAIN Hal-hal yang belum tercantum dalam perjanjian ini akan dibicarakan serta diselesaikan secara kekeluargaan melalui jalan musyawarah untuk mencapai mufakat oleh kedua belah pihak.
Pasal 9
PENYELESAIAN PERSELISIHAN Tentang perjanjian jual beli ini dan segala akibat hukumnya, kedua belah pihak memilih untuk menyelesaikan perkara, jika terjadi perselisihan di Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri surabaya.
Demikian Surat Perjanjan jual beli ini ini dibuat dalam 2 (dua) rangkap yang bermaterai cukup (6000) dan mempunyai kekuatan hukum yang sama, ditandatangani oleh kedua belah pihak dalam keadaan sadar serta tanpa adanya suatu paksaan atau tekanan dari pihak manapun.
Dibuat di: Surabaya
Tanggal :28 November 2015
PIHAK PERTAMA, PIHAK KEDUA,
ttd ttd
(Muhammad Fajril) ( Roland Samadi)
Saksi-Saksi:
1) Abdul Ghofur
ttd
…………………………………
2) Kristanto
ttd
…………………………………

Tips untuk surat perjanjian beli : untuk hasil terbaik dalam membuat surat jual beli, sebaiiknya konsultasikan dengan pejabat yang berwenang seperti NOTARIS. notaris memiliki otoritas yang lebih kuat secara hukum dalam membuat surat jual beli atau selanjtnya disebut akta jual beli. surat yang dikeluarkanya pun disebut sebagai akta otentik. artinya memiliki kekuatan hukum yang sangat kuat.

Untuk info seputar Surat Perjanjian Jual Beli Terbaru ini, rupanya saya cukupkan sampai di sini saja, semoga dengan adanya informasi yang telah saya sampaikan kepada anda bermanfaat bagi anda, namun jangan  lupa baca juga informasi lainnya yang bersangkutan dengan artikel ini terima kasih.

Pencarian Paling Populer :

/* */